Profil Desa
Sejarah Desa
Desa Tamelang adalah wilayah perdesaan di timur Kota Karawang dengan jarak 15 km dari Kantor Bupati Karawang dan 3 Km dari Kantor Camat Purwasari. Tamelang mengandung arti "tidak khawatir" berasal dari basa Sunda yang berarti "teu meulang", mengandung makna bahwa dalam kehidupan hendaknya kita tidak perlu terlalu khawatir sebab segalanya terjadi atas kuasa sang Maha Pencipta. Desa Tamelang merupakan pemekaran dari desa induk yaitu Desa Purwasari. Lahir pada 18 Juni 1980 pemekaran ini merupakan gagasan yang disepakati para tokoh masyarakat di wilayah desa induk dan tokoh dari calon wilayah baru, Desa Tamelang. Hari kelahiran Desa Tamelang hingga sampai saat ini selalu diperingati dan dirayakan secara meriah setiap tanggal 18 Juni dengan mengadakan doa bersama maupun penampilan-penampilan seni dan budaya Sunda. Desa Tamelang memiliki sejarah yang cukup panjang, dengan kekayaan alam dan potensi sumberdaya manusianya Desa Tamelang menjelma menjadi sebuah desa yang berkembang menuju desa mandiri. Luas wilayah Desa Tamelang adalah 178 Ha, dimana sepertiga wilayahnya merupakan tanah milik jawatan dalam hal ini Perum Jasa Tirta, Jasa Marga dan juga PT. Kereta Api Indonesia /PJKA. Wilayah Desa Tamelang memiliki tanah yang subur dengan kelas tanah merah super sehingga sejak lalu hingga kini masih ada beberapa galian tanah merah yang digali untuk kepentingan pembangunan bagi daerah di wilayah luar desa. Saluran irigasi yang membentang membelah wilayah desa sangat bagus untuk mengairi persawhan di bagian utara desa Tamelang, dan di sepanjang tanggulnya banyak ditanami oleh pertanian seperti palawija dan tanaman pohon keras. Wilayah Desa Tamelang memiliki pembagian wilayah yang cukup jelas dengan lintasan jalan tol, jalan raya nasional serta irigasi yang membelah di Desa Tamelang.
Visi
MENJADIKAN TEMELANG KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI YANG TERINTEGRASI DENGAN SEKTOR INDUSTRI, MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN DESA YANG AKUNTABEL DAN BERWIBAWA DENGAN MENITIKBERATKAN PADA SUMBER DAYA MANUSIA YANG HANDAL UNTUK MEMBAWA TAMELANG MENJADI DESA YANG MAJU BERDASARKAN NILAI-NILAI LUHUR AGAMA DAN BUDAYA
Misi
Meningkatkan pembangunan infrstruktur secara lebih transparan dan terarah.
- Menumbuhkan partispatif pihak swasta dalam setiap rencana pembangunan
- Melibatkan semua pihak dalam merumuskan arah pembangunan desa serta memaksimalkan potensi sumber daya lokal dalam pelaksanaan pembangunan.
Memacu tumbuh kembang ekonomi masyarakat dengan menyediakan fasilitas pelatihan dan bantuan insentif bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BU/M Desa) ataupun pihak perusahaan yang ada di lingkungan Desa Tamelang.
- Membuat jaring pengaman ekonomi yang ditentukan oleh para pelaku usala dari unsur masyarakat desa dengan pihak ketiga untuk menciptakan pola pemanfaatan produk unggulan desa dan pemasarannya secara langsung maupun online;
- Memberdayakan sektor pertanian seperti cocok tanam dan hydroponic yang didukung oleh pemerintah dan swasta untuk meningkatkan taraf hidup dan melestarikan lingkungan.
Melakukan evaluasi kinerja Aparatur Pemerintah Desa berdasarkan hasil pencapaiannya dan cara-cara pelayanannya kepada masyarakat
- Merumuskan rencana kerja di masing-masing tupoksi aparatur desa dan meningkatkan sistem pelayanan minimalis semaksimal mungkin agar pelayanan administrasi desa semakin transparan akuntabel
- Meningkatkan kualitas peralatan kerja di kantor desa sehingga pelayanan semakin cepat, tepat dan terarah
- Menitikberatkan pelayanan pada sistem pelayanan online berbasis web/ internet sehingga warga dapat terlayani secara cepat, tepat dan terarah
- Melaksanakan pelatihan-pelatihan kedisiplinan di internal pemerintahan desa secara mandiri dan menerapkannya dalam aktifitas sehari-hari sehingga performa pemerintahan desa semakin lebih prima
- Melakukan Minggon Desa Keliling ke setiap wilayah Dusun agar penyerapan informasi dan perkembangan keadaan ditengah masyarakat dapat langsung diketahui
Meningkatkan efektifitas Pamong Desa untuk dapat mewujudkan pelayanan yang gesit dan tangguh dengan memperkuat fasilitas penunjang di pemerintahan desa.
- Meningkatkan sinergitas lembaga di pemerintahan desa, memaksimalkan peran aktif pemuda dalam keterlibatannya sebagai perangkat kewilayahan agar mencerminkan energi baru dalam menjalankan roda pemerintahan yang maksimal dan berdaya.
Meningkatkan layanan dan fasilitas kesehatan yang terjangkau hingga ke pelosok desa. melakukan pembinaan pola hidup bersih dan sehat dengan memaksimalkan peran kader posyandu dan kader kesehatan lainnya.
- Menambah sarana olahraga dan ruang publik sehingga pola hidup warga semakin sehat baik secara fisik maupun psikis
- Menambah unit ambulan desa secara bertahap untuk setiap wilayah dusun, menyediakan fasilitas tabung oksigen dan kursi roda serta kotak P3K disetiap wilayah RW yang dikelola oleh kader-kader kesehatan setempat
Memupuk keimanan melalui kegiatan pengajian dilingkungan serta peringatan keagamaan secara lebih khidmat agar tercipta karakter masyarakat yang religius demi mencapai desa yang penuh ridho dan berkah.
- Melaksanakan pengajian Al-Hidayah desa secara rutin dan keliling antar wilayah dusun, mengerahkan peran ulama dan tokoh agama untuk memberikan pengajian-pengajian di pelosok desa dengan program Desa Mengaji yang dijadualkan secara bergilir di setiap wilayah RT
- Menggelar pengajian Al-Hidayah desa bagi kalangan remaja serta melaksanakan pengajian tafsir al-quran di lingkungan pemerintah desa
Melestarikan budaya dan kearifan lokal yang berkembang di masyarakat dengan lebih bermakna dan mengarah pada pencerminan jiwa dan sikap nasionalisme.
- Menciptakan inovasi wisata yang ramah dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, membangkitkan terciptanya ruang publik sebagai sarana untuk saling silaturahmi dengan memanfaatkan potensi desa yang ada.
Pemerintahan Desa
Struktur Organisasi